Ikatan Keluarga Toraja (IKT) di Mimika ( Sejarah dan Kilas Balik)
Cikal bakal lahirnya organisasi
Ikatan keluarga Toraja (IKT) di kabupaten Mimika tidak lepas dari rasa
kekeluargaan yang dimiliki oleh keluarga Toraja yang ada di Mimika sejak tahun
1979. Kala itu jumlah keluarga Toraja di Mimika tidak lebih dari 40 jiwa,
dengan jumlah kepala keluarga hanya sekitar empat.
Jumlah yang minim tak mengurangi
semangat persatuan yang dimiliki oleh sejumlah keluarga ini yang berasal dari
daerah yang berbeda di Tana Toraja, untuk menciptakan suatu persatuan dengan
ikatan kasih. Tepat penutupan tahun 1984 melalui ibadah kunci tahun yang
dilaksanakan di kediaman Ferdinan Sampe, timbullah suatu ide untuk membuat
suatu persatuan. Meskipun kala itu belum resmi dinamakan sebagai organisasi
IKT, namun berangkat dari situlah persatuan orang Toraja di Mimika terbentuk
dan berkembang sampai saat ini.
Sejak masuknya trasmigrasi di
Mimika, yang kala itu masih merupakan kecamatan, perlahan masyarakat Toraja
mulai berdatangan dari berbagai lembang atau
kampung di Toraja, sehingga jumlahnyapun
semakin besar dan sampai pada saat ini tercatat kurang lebih dari 20.000 jiwa
dengan 34 persekutuan keluarga.
Kepemimpinan IKT Mimika sejak
awal terbentuk pada awal tahun 1985, diketuai oleh Petrus Tanditonggang dengan
periode kepengurusan 1985 – 1993. Setelah dari kepengurusan tersebut melalui
pemilihan IKT kemudian dipimpin oleh Thomas Muda Batho (Alm) pada tahun 1993 –
1998.
Selanjutnya periode ketiga tahun
1998 – 2000 dijabat oleh Yunus Boro, yang kala itu juga menjabat Kepala Dinas
Kependudukan dan Kepala Distrik Mimika
Barat. Karena kesibukan yang cukup banyak, akhirnya Ketua IKT kembali
dipercayakan kepada Thomas Muda Bato yang menjabat periode 2000 – 2006.
Melalui pemilihan, tahun 2006,
ketua IKT Mimika periode ke-5 tahun 2006 – 2009 dijabat oleh Alexander Padua,
S.IP (Alm). Karena tutup usia ketua IKT berikutnya dijabat wakil ketua IKT
periode yang sama, Martin Paiding pada tahun 2009 – 2010. Tahun 2010, melalui
pemilihan secara langsung oleh keluarga IKT Mimika, Yohanis Bassang, SE, M.Si
terpilih sebagai ketua IKT Mimika tahun 2010 sampai pada saat ini.
Susunan Pengurus IKT Mimika
periode 2010 terdiri dari ketua, Yohanis Bassang, SE, M.Si, ketua I, Yan Sampe
Rumengan, SE, ketua II, Predi Thomas Bato’, ketua III, Yohanis Batto’, ST,
ketua IV, Martinus Samparaya, SE.
Pengurus inti lainnya, Sekretaris
umum, Mathius Sedan, S.Pd, sekretaris I, Anton Pali’, SH, sekretaris II,
Benyamin Sulle, S.Sos, MM, sekretaris III, Johan Sena, S.Hut, sekretaris IV,
Risal Pata’dan, ST, bendahara, Yan Tandililing, ST dan Yohana Paliling.
Di dalam tubuh IKT Mimika
terdapat 34 Persekutuan Keluarga dari masing-masing lembang atau kampung yang
ada di dua kabupaten di Toraja, yakni kabupaten Tana Toraja dan kabupaten
Toraja Utara.
Jumlah persekutuannya memang
cukup banyak. Namun demikian dengan jumlah yang cukup banyak inilah berbagai
warna enjadi satu. Dan yang paling penting adalah dengan adanya 34 persekutuan
keluarga tersebut, dengan masing-masing ketua, justru menjadi pemersatu di kalangan
Kelurga Besar IKT, karena segala hal yang ingin disampaikan dan aspirasi dari
seluruh warga Toraja di Mimika, menjadi lebih muda untuk disampaikan kepada
pengurus demikianpun sebaliknya.
Masing-masing persekutuan, pada
umumnya berasal dari satu kampong di Toraja dan masih memiliki ikatan dan
hubungan keluarga.
Dari 34 persekutuan tersebut
masing-masing memiliki ketua, yaitu Sangakungan diketuai oleh, Pither Mallisa’,
S.Pd; Doa, oleh Salam Mada’; Sa’dan Balusu, Risal Pata’dan, ST; Tagari, Mike
Pabalik, SE; Pangli, Samuel Rapang; Nanggala, Martinus Samparaya, SE; Tondon,
Markus Panggalo; Tallunglipu, Bara’ Gina Toyang; Lempo Sangbua, Agus Pata’;
Bodepa, Yohanis Buapi, SE, M.Si; Deri, L Paliling; Barana’ kandeapi, Predi
Thomas; Suloara’, Toding Leppa’; Salu Mai’ting, Kalvin Arrung, SE; Pepasan,
Yuli Toding; Baruppu’, Piter Rada’, SH; Denpiku, Y Amba Pabuntu, SE,M.Si;
Pangala’, Habel Tappang; Kapala Pitu, Benyamin Sulle, S.Sos, MM; Kurra,
Benyamin Bone, S.Sos; Pantilang, Samuel B Rapang; Bokin Rante Bua, Paulus R Bua;
Sarira, Ferlian Patoding, ST; Sangla’boran, Merry Pasampang, AMd; Sangalla’,
Kornelius Tandipayuk; Makale, Yan Tandililing, ST; Toraja Barat, Petrus Saso’,
SPd; Mengkendek, Marthen Token, SPt; Madandan Matallo Matampu’, Belo Tarran,
SKom; Salu Sopai, Barnabas, SH; Laang Tanduk, Daniel Minggu; Ka’do, Marthen
Samaa, AMd; dan Misa’ Kada, Piter Rada’, SH.
Dikutip dari Harian Radar Timika tanggal 24 Maret 2012 hal 09 dengan
perubahan seperlunya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar